Seperti yang kita ketahui di banjarmasin ada beberapa rumah sakit negeri dan rumah sakit swasta, namun sepertinya rumah sakit negeri lebih sedikit jumlahnya daripada rumah sakit swasta. Seperti yang kita ketahui dirumah sakit negeri mendapat banyak kelebihan yang disediakan oleh Pemerintah yaitu biaya gratis untuk orang yang tidak mampu, pelayanan nomor satu terhadap pasien dan sebagainya. Tapi saya sebagai kaum muda di Banjarmasin tidak pernah mendengar bahwa setiap kali orang yang keluar dari rumah sakit negeri dibanjarmasin merasa puas dan nyaman, selalu ada saja keluhan yang mereka sampaikan termasuk saya juga. Saya juga pernah mendengar ibu-ibu arisan di dekat rumah saya bercerita tentang rumah sakit negeri dibanjarmasin, ada yang berkata "Kada hakun tuh pang unda membawa anak unda kerumah sakit ****(nama rumah sakit disamarkan) tuh kada diheraninya anak unda". Selanjutnya ada ibu-ibu yang menjawabnya "Bujur banar tuh, jangankan diheraninya dapat kamar ja gen syukur dah di rumah sakit ****(nama rumah sakit disamarkan) tuh". Bahkan yang lebih parah lagi ada yang menjawabnya,"Dasar bujur kam, aku ja dulu membawa anak unda jua kada diheraninya jua, sempat MATI anak unda mehadangi dilayaninya ja". Begitulah yang kudengar dari cerita-cerita ibu-ibu didekat rumahku. Bagaimana masyarakat dapat percaya dengan pemerintah kalau hal yang penting sepeti rumah sakit tidak dapat bekerja seperti dengan layaknya. Apakah pemerintah tidak pernah mendengar keluhan masyarakat ataukah pemerintah menutupo telinganya untuk masyarakat. Ataukah pemerintah sudah melakukannya namun dalam perencaannya banyak pegawai yang malas yang hanya INGIN GAJI SAJA. Sepertinya alasan yang ketiga yang paling tepat menurutku. Seperti yang kita ketahui banyak pegawai negeri sipil yang turun kerja lambat dan pulang kerja lambat, hal ini yang membuat Indonesia tidak dapat maju, gimana mau maju kalau pegawai pemerintah malas semua. Apalagi tahun 2009 ini katanya gaji pegawai negeri sipil akan dinaikkan, tambah malas saja pegawainya. Sepertinya makin tahun makin akan bertambah peneritaan masyarakat, gimana tidak bertambah kalau tiap ada masalah petinggi negara selalu berkata "Baik, kami akan usahakan untuk menanggulanginya". Tapi nyatanya tak ada yang namanya usaha itu. Sepertinya kemalasan itu tidak akan berubah sampai kapanpun. Tapi kita lihat saja apakah presiden yang baru ini dapat merubah kelakuan pegawai negeri sipil dan dapat memperbaiki kesehjateraan masyarakat.
Pegawai Negeri di Banjarmasin
Seputar Banjarmasin | Sabtu, 27 Desember 2008
Seperti yang kita ketahui di banjarmasin ada beberapa rumah sakit negeri dan rumah sakit swasta, namun sepertinya rumah sakit negeri lebih sedikit jumlahnya daripada rumah sakit swasta. Seperti yang kita ketahui dirumah sakit negeri mendapat banyak kelebihan yang disediakan oleh Pemerintah yaitu biaya gratis untuk orang yang tidak mampu, pelayanan nomor satu terhadap pasien dan sebagainya. Tapi saya sebagai kaum muda di Banjarmasin tidak pernah mendengar bahwa setiap kali orang yang keluar dari rumah sakit negeri dibanjarmasin merasa puas dan nyaman, selalu ada saja keluhan yang mereka sampaikan termasuk saya juga. Saya juga pernah mendengar ibu-ibu arisan di dekat rumah saya bercerita tentang rumah sakit negeri dibanjarmasin, ada yang berkata "Kada hakun tuh pang unda membawa anak unda kerumah sakit ****(nama rumah sakit disamarkan) tuh kada diheraninya anak unda". Selanjutnya ada ibu-ibu yang menjawabnya "Bujur banar tuh, jangankan diheraninya dapat kamar ja gen syukur dah di rumah sakit ****(nama rumah sakit disamarkan) tuh". Bahkan yang lebih parah lagi ada yang menjawabnya,"Dasar bujur kam, aku ja dulu membawa anak unda jua kada diheraninya jua, sempat MATI anak unda mehadangi dilayaninya ja". Begitulah yang kudengar dari cerita-cerita ibu-ibu didekat rumahku. Bagaimana masyarakat dapat percaya dengan pemerintah kalau hal yang penting sepeti rumah sakit tidak dapat bekerja seperti dengan layaknya. Apakah pemerintah tidak pernah mendengar keluhan masyarakat ataukah pemerintah menutupo telinganya untuk masyarakat. Ataukah pemerintah sudah melakukannya namun dalam perencaannya banyak pegawai yang malas yang hanya INGIN GAJI SAJA. Sepertinya alasan yang ketiga yang paling tepat menurutku. Seperti yang kita ketahui banyak pegawai negeri sipil yang turun kerja lambat dan pulang kerja lambat, hal ini yang membuat Indonesia tidak dapat maju, gimana mau maju kalau pegawai pemerintah malas semua. Apalagi tahun 2009 ini katanya gaji pegawai negeri sipil akan dinaikkan, tambah malas saja pegawainya. Sepertinya makin tahun makin akan bertambah peneritaan masyarakat, gimana tidak bertambah kalau tiap ada masalah petinggi negara selalu berkata "Baik, kami akan usahakan untuk menanggulanginya". Tapi nyatanya tak ada yang namanya usaha itu. Sepertinya kemalasan itu tidak akan berubah sampai kapanpun. Tapi kita lihat saja apakah presiden yang baru ini dapat merubah kelakuan pegawai negeri sipil dan dapat memperbaiki kesehjateraan masyarakat.
Tahun Baru Terancam Dirumah
Terjadi Padaku | Kamis, 25 Desember 2008
Tahun Baru 2009 sebentar lagi. Tak terasa kita sudah memasuki tahun yang baru lagi. Pastinya bagi kebanyakan orang merayakan Tahun Baru adalah hal yang sangat menyenangkan. Pastinya seluruh kota di negara-negara didunia akan penuh dengan Kembang Api. Namun mungkin tahun baru kali ini aku tak dapat ikut merayakannya, mengapa aku mungkin tak dapat merayakannya. Karena aku mengalami sedikit krisis keuangan pada bulan ini, aku terlalu boros memakai uang bulananku. Aneh sekali padahal tiap bulannya aku tidak pernah mengalami kejadian seperti ini, aku pun tak sadar untuk apa saja uang aku tersebut aku gunakan selama satu bulan ini. Tapi yang jelas karena keborosan aku memakai uang itu aku terancam tidak bisa keluar rumah pada malam tahun baru untuk merayakan Tahun baru. Sepertinya aku hanya bisa menyaksikan tahun baru kali ini aku aku hanya bisa menyaksikan tahun baru dari rumah saja, sebenarnya masih bisa saja aku ikut merayakan tahun baru jika aku tak mengahabiskan sisa uang bulananku yang sudah tinggal diambang kekeringan. Tapi kurasa aku tidak bisa melakukan hal itu karena aku punya kebutuhan-kebutuhan yang harus aku penuhi seperti pulsa, dan kebutuhan-kebutuhan lainnya. Sepertinya bulan ini aku terlalu banyak mengalami hal-hal yang buruk, mudahan saja tahun depan akan lebih baik.
Ulangan = Hancurkan Sekolah
Romantika Sekolahku | Senin, 22 Desember 2008
Horee....
Akhirnya...
Ulangan Semester telah selesai dilaksanakan. Rasa Gembiranya hatiku setelah selesai melaksanakan ulangan semester yang lamanya 2 minggu penuh. Dan tentunya seluruh murid merasakan hal yang sama sepertiku. Namun ada satu yang bikin aku tambah gembira lagi. Karena ada salah seorang murid yang mendapat kabar bahwa dia kena remedial atau ulangan lagi untuk menambah nilai, dia langsung kaget dan saking kesalnya di menghancurkan kelas yang dia tempati
Seperti itulah gambar keadaan kelas setelah dia hancurkan. Mengapa aku bahagia mendengarnya, karena menurutku menghancurkan sekolah itu benar. Masa orang sudah susah-susah ulangan masih disuruh ikut ulangan lagi sementara anak-anak yang lain bergembira masa dia harus belajar dirumah. Akupun pasti melakukan hal yang sama seperti dia jika aku menjadi dia. Yang jelas ingatlah selalu semboyan ""Selalu katakan "TIDAK" pada BELAJAR dan Selalu katakan "BENCI" pada SEKOLAH". Don't Forget It !