Pegawai Negeri di Banjarmasin

| Sabtu, 27 Desember 2008


Seperti yang kita ketahui di banjarmasin ada beberapa rumah sakit negeri dan rumah sakit swasta, namun sepertinya rumah sakit negeri lebih sedikit jumlahnya daripada rumah sakit swasta. Seperti yang kita ketahui dirumah sakit negeri mendapat banyak kelebihan yang disediakan oleh Pemerintah yaitu biaya gratis untuk orang yang tidak mampu, pelayanan nomor satu terhadap pasien dan sebagainya. Tapi saya sebagai kaum muda di Banjarmasin tidak pernah mendengar bahwa setiap kali orang yang keluar dari rumah sakit negeri dibanjarmasin merasa puas dan nyaman, selalu ada saja keluhan yang mereka sampaikan termasuk saya juga. Saya juga pernah mendengar ibu-ibu arisan di dekat rumah saya bercerita tentang rumah sakit negeri dibanjarmasin, ada yang berkata "Kada hakun tuh pang unda membawa anak unda kerumah sakit ****(nama rumah sakit disamarkan) tuh kada diheraninya anak unda". Selanjutnya ada ibu-ibu yang menjawabnya "Bujur banar tuh, jangankan diheraninya dapat kamar ja gen syukur dah di rumah sakit ****(nama rumah sakit disamarkan) tuh". Bahkan yang lebih parah lagi ada yang menjawabnya,"Dasar bujur kam, aku ja dulu membawa anak unda jua kada diheraninya jua, sempat MATI anak unda mehadangi dilayaninya ja". Begitulah yang kudengar dari cerita-cerita ibu-ibu didekat rumahku. Bagaimana masyarakat dapat percaya dengan pemerintah kalau hal yang penting sepeti rumah sakit tidak dapat bekerja seperti dengan layaknya. Apakah pemerintah tidak pernah mendengar keluhan masyarakat ataukah pemerintah menutupo telinganya untuk masyarakat. Ataukah pemerintah sudah melakukannya namun dalam perencaannya banyak pegawai yang malas yang hanya INGIN GAJI SAJA. Sepertinya alasan yang ketiga yang paling tepat menurutku. Seperti yang kita ketahui banyak pegawai negeri sipil yang turun kerja lambat dan pulang kerja lambat, hal ini yang membuat Indonesia tidak dapat maju, gimana mau maju kalau pegawai pemerintah malas semua. Apalagi tahun 2009 ini katanya gaji pegawai negeri sipil akan dinaikkan, tambah malas saja pegawainya. Sepertinya makin tahun makin akan bertambah peneritaan masyarakat, gimana tidak bertambah kalau tiap ada masalah petinggi negara selalu berkata "Baik, kami akan usahakan untuk menanggulanginya". Tapi nyatanya tak ada yang namanya usaha itu. Sepertinya kemalasan itu tidak akan berubah sampai kapanpun. Tapi kita lihat saja apakah presiden yang baru ini dapat merubah kelakuan pegawai negeri sipil dan dapat memperbaiki kesehjateraan masyarakat.


10 komentar:

Ragwan mengatakan...

idem!

malah di suatu kota ada rumah sakit yang semua pegawainya cuma pada demo, akhirnya pasien ditelantarin... sampe-sampe salah satunya da yang meninggal,,,,

keterlaluan bgt!

Andrie callista mengatakan...

lihat judulnya, ckckck, baca isi nya ckckck, komennya ckckck

Mursidah mengatakan...

Q stju bnget dgn artiker kmu.keren !

Pakacil mengatakan...

Pernah ngamuk di rumah sakit Ulin yang notabene rumah sakit pemerintah di Banjarmasin gara² pelayanan?
Saya pernah !!!

henry mengatakan...

memang sekarang pihak rumah itu orangnya matre-matre tidak ada lagi rasa sosialisnya terhadap sesama manusia. sama saja dia membunuh orang apakah itu rumah sakit yang dibanggakan di banjarmasin?

soulharmony mengatakan...

semoga mereka ingat dengan sumpah

yatie mengatakan...

bener tch...PNS skrng bnyak males nya...siang2 az masih keluyuran di pasar2, hm...b'lanja gt dch...trutama bt ibu2 tch...

Agung Aritanto mengatakan...

pegawai lagi jadi pusing deh

Agung Aritanto mengatakan...

bahaya kalo pegawai cuma hobi demo

bana hip hop blink blink mengatakan...

mdh prisiden x ngerti ma khalayak yg gak mampu....(mang x pengemis)



he he he


met lebaran ,mohon maaf lahir dan bathin,minta halal,minta ridho dan juga minta ZAKAT NYA muhahahah ....

it just kidding